Kab. Bandung Barat, MPH
Rabu 17 Juni 2026, jelang penerimaan murid baru SD dan SMP. Dinas pendidikan Kabupaten Bandung Barat sosialisasi sistem disetiap sekolah dan masyarakat.
Plt kepala dinas pendidikan kabupaten bandung barat Edy Syafrudin S.Pd.,M.Pd menyampaikan SPMB tahun 2026 untuk jenjang SD dan SMP akan dimulai tanggal 19 juni 2026, dan tidak ada perubahan sama seperti . Tahun 2026 dinas pendidikan menggunakan 2 tahap dengan 4 jalur . SPMB tahun ini juga ada untuk jenjang SD dan SMP.
Untuk jenjang SD hanya 3 jalur domisili, afirmasi dan mutasi yang akan dibuka pendaftarannya tanggal 19 Juni sampai 3 juli dan pengumuman tanggal 6 juli 2026 dan daftar ulang tanggal 7 sampai 10 juli.
Sementara itu untuk jenjang SMP menggunakan 2 tahap yaitu jalur domisili dimulai 19 juni sampai 25 juni . Pengumuman tanggal 27 juni dan daftar 29 juni sampai 1 juli 2026 dan di tahap kedua ada 3 jalur yaitu afirmasi, prestasi dan mutasi yang akan dimulai 29 juni sampai 3 juli 2026 pengumuman tanggal 6 juli 2026 dan daftar ulang 7-10 juli.
Sementara daya tampung SPMB jenjang SD tahun ini ada di angka 31.000 siswa dan jenjang SMP di 17.132 siswa. Khusus untuk jenjang SMP digunakan aplikasi seperti tahun kemarin dan 2 minggu terakhir sudah terlaksana uji coba dan sosialisasi ditiap sekolah,. Siswa dan orang tua juga sudah bisa mengakses bagaimana mendaftar seperti apa dan kami juga melaksanakan sosialisasi sosialisasi baik dari sekolah SD dan SMP, dari sekolah ke orangtua tujuannya agar orangtua dan siswa mudah mengakses aplikasi pendaftaran SPMB ini.
“Terkait aplikasi tahun kemarin juga alhamdulilah lancar tidak ada kendala dan kami berharap tahun ini juga tidak ada kendala yang berarti dan lancar sampai selesai. Semoga orangtua siswa yang akan mendaftarkan anaknya untuk lebih bijak memilih jalur,” katanya.
Lebih lanjut edy menjelaskan pemilihan sekolah hendaknya mempertimbangkan kondisi dan kemampuan anak. Misalnya, bila dekat dengan sekolah , orang tua bisa memakai jalur domisili. Bagi nilai rapot baik pakailah jalur prestasi rapot. Prestasi lain bisa digunakan melalui jalur prestasi non akademik . Sementara pemilik kartu indonesia pintar jalur afirmasi lebih tepat agar peluang untuk lulus lebih besar.
Ini sesuai arahan kementrian pendidikan, ombudsman dan surat edaran KPK RI juga bahwa SPMB tahun ini harus transparan dan sudah diawali dengan penandatanganan MOU fakta integritas. (nto)








