Kepala Kampung Tri Makmur Jaya Jadi Teladan Ketahanan Pangan Mandiri

by -996 views

Tulang Bawang, MPH

Ketahanan pangan bukan sekadar wacana bagi Kepala Kampung Tri Makmur Jaya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.
Adalah  Jajak Sujana, sosok pemimpin kampung yang dikenal ulet dalam mengelola bidang pertanian dan  dekat dengan warganya, membuktikan bahwa kemandirian pangan bisa dimulai dari lingkungan terkecil yakni tanah pribadi seluas 5Ha.

Diatas tanah miliknya sendiri, Jajak  sujana mengembangkan berbagai komoditas pangan seperti padi, jagung,buah jeruk, alpukat, cabai, kacang panjang, bawang merah dan bawang daun. Selain itu juga membudidayakan ikan nila dan ikan patin sebagai sumber protein.

Langkah ini dimulai sejak tahun 2018,ketika harga-harga bahan pokok melonjak dan akses pangan menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat desa. Jajak yang memiliki segudang pengalaman . Latar  belakang pendidikannya mumpuni. Mendukung  dalam kesuksesan bidang pertanian. Dengan ilmu yang mereka miliki masyarakat   diajak bersama sama bergerak kearah bertani yang lebih maju sesuai program yang dicanangkan pemerintah.

Sadar akan  pentingnya ketahanan pangan rumah tangga, Jajak memutuskan untuk memanfaatkan lahannya secara maksimal.
“Jika pemimpinnya dapat memberikan contoh, masyarakat akan lebih mudah mengikuti. Untuj menjadi sukses tidak perlu menunggu bantuan datang, cukup dimulai dari apa yang kita miliki,” ujarnya.

Lahan yang dikelola oleh Jajak  tidak hanya menghasilkan bahan pangan untuk konsumsi keluarga tapi  dijualbelikan sebagai   media belajar bagi masyarakat.  Bagi yang  tertarik bertani bisa datang langsung untuk melihat prosesnya  mulai dari penanaman hingga panen.

Beberapa warga bahkan mulai mengikuti jejak beliau dengan menanam cabai, tomat, atau memelihara ikan lele. Hal ini menjadi gerakan kecil yang mulai tumbuh di lingkungan kampung. diberikan binaan,arahan langsung praktek cara bertani yang benar,antusias masarakat menjadi semangat untuk mengelola lahan yang selama ini tidak produktiv.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi kampung,dalam menghadapi inflasi pangan dan ancaman kekurangan gizi, terutama untuk anak-anak dan lansia. Dengan begitu warga dapat bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit.
Kini, sebagian hasil panen sayuran dan ikan air tawar juga mulai dipasarkan ke pasar tradisional setempat. Meskipun dalam skala kecil, upaya ini memberi tambahan pendapatan sekaligus menekan biaya belanja rumah tangga warga.

Sebagai pelopor, Jajak tidak hanya menata pemerintahan di kampungnya, akan tapi menunjukkan langsung bagaimana caranya kemandirian, kata salah satu warga Tri Makmur Jaya.

Selanjutnya, Jajak  berharap dapat memperluas kebun edukasinya dan membentuk kampung percontohan ketahanan pangan keluarga yang bisa diduplikasi oleh kampung-kampung lainnya di Kabupaten Tulang Bawang.

Melalui inisiatif ini, kepala kampung tidak hanya menjaga ketahanan pangan keluarganya, tapi juga membangun budaya baru di kampungnya: budaya bertani dengan semangat mandiri.(bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *