Penghargaan tersebut diterima langsung Rektor UBB Prof Ibrahim dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang digelar Komisi Informasi Pusat (KIP) di Movenpick Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (17/12).
UBB berhasil mencetak skor 95,37 dan masuk dalam daftar 35 perguruan tinggi negeri terbaik dalam kategori badan publik informatif. Keberhasilan ini merupakan pencapaian luar biasa karena kali keempat secara berturut-turut UBB mendapatkan predikat bergengsi tersebut sejak tiga tahun terakhir.
Pemberian penghargaan ini berlandaskan pada sejumlah indikator yang dievaluasi oleh Komisi Informasi Pusat (KIP), termasuk inovasi dan komitmen dalam penguatan pengelolaan informasi.
Ketua KIP Donny Yoesgiantoro dalam sambutannya menyampaikan, monitoring dilakukan kepada 363 Badan Publik meliputi Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Lembaga Negara Non-Struktural, Badan Usaha Milik Negara, Pemerintah Provinsi, Perguruan Tinggi Negeri dan Partai Politik.
Rektor UBB Prof Ibrahim dalam kesempatan ini mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh pihak di UBB dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.
“Alhamdulillah, UBB kembali berhasil meraih predikat kampus terinformatif di tahun 2024. Ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa, apalagi dengan penilaian yang semakin ketat dan komprehensif. Kami bangga bisa mempertahankan posisi ini,” ujarnya.
Tim Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang telah bekerja keras memastikan seluruh aspek informasi di UBB dikelola dengan profesional dan transparan.
Sementara Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Kerjasama, Hamsani yang juga menjabat sebagai Ketua PPID UBB, mengatakan pentingnya inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dimasa depan. Prestasi menjadi kampus informatif yang telah diraih sebelumnya pada tiga tahun terakhir. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama yang solid antara PPID Utama dan PPID Pelaksana di semua unit kerja.
Hamsani menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah terus berinovasi dalam pelayanan informasi publik agar UBB tetap unggul dan semakin lebih baik.(kik)







