16 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL Di Bekasi

by -21 views

Jakarta, MPH

PT Kereta Api Indonesia (Persero)  membuka dua posko informasi pasca kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi. Yaitu, di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan KA Jarak Jauh . Posko ini juga diperuntukkan untuk memperbarui data korban jiwa tragedi tersebut.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka. Dari jumlah tersebut, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ungkap Anne dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026).

KAI juga memastikan bahwa barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi akan didata dan dikembalikan kepada keluarga secara bertahap melalui mekanisme yang terkoordinasi.

KAI menegaskan pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap, seiring hasil evaluasi dan pengujian yang memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.

KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.

Kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi yang di hantam KA Argo Bromo sekitar pukul 21. Awalnya ada taksi hijau, di JPL 85, mandek akibat mati mesin. Ini diduga membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur terganggu.KRL pun jadi terhenti.

Tabrakan kereta tidak bisa terhindarkan karena dari arah belakang ada KA Argo Bromo melaju direl. Benturan keras kereta jarak jauh tersebut menembus gerbong belakang KRL, tepatnya gerbong khusus perempuan. (ren)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *